Gede Suardana – detikFinance
Nusa Dua – Krisis keuangan global tidak berpengaruh terhadap dunia usaha di Indonesia karena berbasis pada ekonomi kerakyatan. Pemerintah pun yakin dunia usaha tidak akan kena imbas krisis global.

Demikian disampaikan Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno pada Pertemuan Tingkat Menteri Tenaga Kerja  Asia-Uni Eropa (ASEM) ke-2 di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua,  Bali, Selasa (14/10/2008).

“Krisis keuangan global bukan menjadi kendala tetapi menjadi pemicu untuk kita melakukan intropeksi diri bahwa pembangunan diawali dengan fundamental yang kuat melalui ekonomi kerakyatan, dibangun melalui kekuatan diri sendiri,” kata Suparno.

Ia mencontohkan, beberapa negara tetangga, seperti Brunei Darussalam dan India tidak terpengaruh krisis global karena memiliki fondasi ekonomi yang kuat, yaitu berdasarkan kekuatan ekonomi dalam negeri.

Erman menjelaskan pemerintah Indonesia telah berhasil membangun fondasi ekonomi yang kuat sehingga dunia usaha tidak terpengaruh krisis global.

Ia mencontohkan, Indonesia tidak panik menghadapi krisis global karena karena pemerintah telah berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi tetap stabil sekitar 6 persen, berhasil memberantas korupsi, stabilitas sosial, politik dan pertahanan stabil, serta perindustrian tenaga kerja relati kondusif.

“Kebijakan pemerintah terhadap masyarakat kecil melalui pemberdayaan masyarakat, memberikan jaminan usaha rakyat serta BLT,” demikian Suparno.

(gds/qom)

sumber : detik.com